24 Januari 2017
Breaking News

Sambutan Kepala Badan Pada Soft Launching PTSP dan PTSA

DALAM RANGKA SOFT LAUNCHING PPTSP+PPTSA PELAYANAN PERIJINAN KOTA TANGERANG SELATAN   

Assalamualaikum Wr. Wb.

1. Yth. Ibu Walikota Tangerang Selatan

2. Yth. Bapak Wakil Walikota Tangerang Selatan

3. Yth. Bapak Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan

4. Yth. Asda 1, Asda 2, Asda 3, Staf Ahli  Serta Para Pimpinan SKPD di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan

5. Yth. Perwakilan Pengembang PT. BSD, PT. Jaya Real Property, PT. Cowel dan PT. Goldland Realty dan Para Pelaku Usaha di Kota Tangerang Selatan

6. Serta rekan-rekan Pers dan Tamu Undangan yang kami hormati.

Puji Syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan karunianya sehingga kita dapat bersilahturahmi ditempat yang sangat berbahagia ini dengan keadaan sehat walafiat dalam rangka soft launching Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA). Untuk itu kami ucapkan terima kasih dan penghargaan atas kehadiran bapak ibu.

Ibu Walikota ijinkan saya melaporkan beberapa hal sebagai berikut :

1. Tujuan

Tujuan dari diadakannya kegiatan pada sore hari ini adalah peresmian Soft Launching PTSP dan PTSA dan perlu kami sampaikan bahwa setelah kegiatan soft launching ini akan dilakukan grand launching yang akan diadakan insyaallah dalam waktu 1 bulan kedepan, pada kegiatan grand launching tersebut kita akan mencoba membuat sesuatu yang lebih besar dari acara sore hari ini, baik dari konsep acara maupun dari peserta tamu undangan.

2. Peserta

Peserta pada kegiatan soft launching ini di hadiri oleh seluruh kepala SKPD Se Kota Tangerang Selatan dan perwakilan dari beberapa pengembang yang diantaranya PT. BSD, PT. Jaya Real Property, PT. Cowel dan PT. Goldland Realty

3. Proses Pembentukan PTSP dan PTSA

Diawali dengan adanya prioritas kebijakan yang disampaikan oleh Ibu Walikota pada awal Tahun 2013 yaitu Tahun 2013 adalah Tahun kualitas layanan dan tahun penertiban. Dalam hal ini BP2T Kota Tangerang Selatan mengimplementasikan kebijakan Ibu Walikota tersebut dengan melakukan rapat pertama kali pada tanggal 14 Maret 2013 terkait dengan PTSP yang dihadiri oleh Ibu Walikota Tangerang Selatan dengan menghadirkan pembicara dari Ditjen Bangda Kementrian Dalam Negeri. Pada rapat tersebut diberikan pemahaman tentang konsep PTSP yang dikembangkan oleh Ditjen Bangda Kemendagri. Selanjutnya pada tanggal 11 April 2013 dilaksanakan rapat berikutnya, dimana pada rapat tersebut Ibu Walikota menginstruksikan beberapa hal antara lain :

a)    Seluruh perijinan harus masuk ke PTSP

b)   PTSP terbagi dua (Pelayanan Sosial Kemasyarakatan dan Pelayanan Ekonomi Pembangunan)

c)    Cari model/sistem pengembangan PTSP yang sangat tepat bagi Kota Tangerang Selatan

d)   Masing-masing SKPD harus rela menyerahkan perijinan ke PTSP

e)   Semangat PTSP adalah semangat memberikan pelayanan perijinan dalam satu tempat bagi masyarakat.

Menindaklanjuti instruksi dari Ibu Walikota tersebut diatas pada tanggal 24 April 2013 yang dilanjutkan tanggal 1 mei 2013, forum rapat yang pada waktu itu di pimpim oleh Asisten 3 (Bapak Nur Slamet) menyepakati bahwa model/ konsep pelayanan perijinan yang ada di Kota Tangerang Selatan di terapkan dua konsep yaitu PTSP dan PTSA.

Model pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) diterapkan untuk melakukan proses ijin yang dikelola oleh BP2T dan model pelayanan terpadu satu atap (PTSA) diterapkan untuk mengelola persyaratan ijin/rekomendasi dari masing-masing dinas teknis penerbit rekomendasi.

Dua model ini (PTSP dan PTSA) pada prinsipnya adalah memberikan pelayanan dalam satu tempat bagi masyarakat. Hal tersebut tidak lain bertujuan untuk mempermudah, mempercepat dan memberikan kepastian waktu serta biaya, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik.

IBU WALIKOTA, BAPAK WAKIL WALIKOTA DAN BAPAK SEKRETARIS DAERAH  YANG SANGAT KAMI HORMATI SERTA HADIRIN SEKALIAN YANG BERBAHAGIA

Setelah melalui beberapa rangkaian pertemuan dan pembahasan baik tentang konsep maupun standar operasional prosedur akhirnya pada tanggal 27 Januari 2014 telah dilakukan simulasi proses perijinan dan persyaratan perijinan yang di hadiri oleh masing-masing perwakilan SKPD penerbit rekomendasi.

Ibu Walikota yang kami hormati, syukur alhamdulillah dengan dukungan serta arahan yang ibu walikota dan bapak wakil walikota berikan, kami telah menyelesaikan beberapa perbaikan dan penyiapan sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan PTSP dan PTSA. Salah satunya adalah dengan merubah fungsi ruang rapat BP2T yang ada di lantai 2 gedung BP2T ini menjadi ruangan perwakilan dinas-dinas teknis penerbit rekomendasi. Selain itu disamping kita ini, ditambahkan beberapa ruangan yang diantaranya yaitu, ruangan desk information yang berfungsi sebagai pusat informasi bagi masyarakat, ruangan pelayanan perijinan, ruangan laktasi, ruangan khusus merokok dan counter yang kita persiapkan khusus untuk BJB.

Selain sarana dan prasarana yang kita siapkan tidak lupa juga kita telah melakukan peningkatan SDM melalui Bimtek pelayanan prima, Bimtek SDM dan Bimtek tentang penggunaan dan pemahaman sistem informasi.

Ibu walikota, Bapak wakil, Bapak Sekda serta hadirin yang berbahagia. Perlu kami sampaikan juga bahwa dalam rangka mendukung proses percepatan, ketepatan dan kepastian waktu serta biaya, pelayanan perijinan yang dikelola telah didukung oleh Sistem informasi yang kita namakan SIMYANDU (Sistem Informasi Pelayanan Terpadu), sistem tersebut berbasis webbased yang memungkinkan untuk dapat diakses bukan hanya didalam internal BP2T melainkan dapat diakses juga dari luar, semisal dari Kantor Walikota maupun dari tempat lainnya selama memenuhi kriteria keamanan sistem yang kita jalankan.

Selain Simyandu, Kita juga memiliki Sistem Dashboard yang berfungsi untuk memantau perijinan secara realtime, sistem ini dapat dijalankan dengan menggunakan HP yang kita miliki, sehingga pimpinan dalam hal ini Ibu Walikota, Bapak Wakil dan Bapak Sekreatris daerah dapat memantau secara langsung jumlah pendaftar, nama, alamat, lokasi dan jenis perijinan saat itu juga.

Selain hal tersebut diatas beberapa Sistem yang sudah ada di BP2T dalam rangka mendukung PTSP dan PTSA adalah SMS Gateway, Sistem PTSP dan Digitalisasi Arsip. Saat ini kita sedang mengembangkan sistem dengan menggunakan konsep Bisnis Intelegensi  (BI) Dimana sistem tersebut dibuat sebagai kontrolling perijinan bagi pimpinan. Dengan sistem ini, Ibu walikota dapat memantau proses perijinan apakah sudah sesuai dengan SOP yang ada atau belum. Sebagai contoh, dengan sistem ini Ibu walikota dapat melihat secara langsung proses perijinan dari satu tahapan ke tahapan berikutnya, jadi manakala terdapat satu berkas perijinan melewati batas waktu yang telah ditentukan, Ibu walikota dapat langsung mendapat laporan melalui sistem tersebut, insyaallah dalam waktu tidak terlalu lama sistem tersebut akan dapat dipergunakan.

IBU WALIKOTA, BAPAK WAKIL, BAPAK SEKDA SERTA HADIRIN YANG BERBAHAGIA, selain itu dalam rangka memberikan pelayanan bagi masyarakat, kami juga telah melengkapi Website BP2T dengan sistem pengaduan dan form pengecekan berkas pemohon, sehingga pemohon dalam hal ini dapat men-cek secara langsung posisi berkas perijinan yang mereka miliki masing-masing.

Beberapa sistem tersebut diatas tentunya harus didukung juga dengan jaringan komputer dan server yang dimiliki, alhamdulillah saat ini kita telah membangun jaringan LAN (Local Area Network) dengan konsep pembagian 8 subnet dan memiliki 2 buah server yang berfungsi sebagai server utama dan server backup (server internal). Dan kita juga telah menyewa server dari luar sehingga walaupun server internal kita mati atau ada gangguan maka sistem pelayanan masih dapat dijalankan. Dan untuk mengamankan server dari gangguan pihak luar kita sudah memasang pengamanan dengan Firewall dari Cisco.

IBU WALIKOTA, BAPAK WAKIL, BAPAK SEKDA SERTA HADIRIN YANG BERBAHAGIA, perlu kami sampaikan juga bahwa sebelum menetapkan konsep pelayanan perijinan dengan konsep PTSP dan PTSA, kami telah melakukan studi banding ke beberapa daerah diantaranya Cimahi, Bali, Malang dan makasar serta melalui arahan Ibu Walikota kami berkonsultasi dengan Dirjen Bangda. Dari hasil studi banding ternyata kami dapatkan bahwa untuk membentuk PTSP rata-rata daerah yang kami datangi membutuhkan waktu kurang lebih 2 tahun dan untuk kita membutuhkan waktu hanya kurang lebih 10 Bulan. Hal ini tentunya menjadi pekerjaan yang sangat luar biasa bagi kita semua dan saya sangat mengapresiasi kepada tim yang terlibat dalam pembentukan ini.

Ucapan terima kasih yang sebesarnya kami sampaikan kepada Ibu Walikota yang telah mengingatkan kami betapa pentingnya arti dari pelayanan kepada masyarakat. Tanpa arahan dari Ibu, Tanpa dukungan dari Ibu dan tanpa bimbingan dari Ibu kami dan Ijin Allah SWT, kami yakin Soft Launching PTSP dan PTSA ini tidak akan pernah ada.......Terima kasih Ibu, semangat ibu telah menggetarkan kami untuk berbuat lebih dan lebih baik lagi..kami berkomitmen untuk tidak mengecewakan ibu dan masyarakat Kota Tangerang Selatan.

Begitu juga kepada Bapak Wakil Walikota, ucapan terima kami sampaikan yang sebesarnya atas segala arahan, masukan dan dukungannya selama ini. Masukan dari bapak begitu sangat berarti bagi perbaikan pelayanan perijinan di Kota Tangerang Selatan.

Bapak Sekretaris Daerah yang kami hormati, terima kasih yang terdalam kami sampaikan atas dukungan bapak yang yang secara langsung telah mengarahkan kami (BP2T dan SKPD penerbit rekomendasi) sehingga acara pada hari ini dapat terwujud.

Ucapan terima kasih kami sampaikan juga kepada Bapak Asisten 3 (Bapak Nur Slamet) yang telah menjadi pemimpin di setiap rapat-rapat yang kami adakan, masukan, saran dan kepedulian bapak untuk terwujudnya PTSP dan PTSA.

Tidak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada kepala SKPD penerbit rekomendasi yang telah mendukung terwujudnya PTSP dan PTSA ini, karena tanpa dukungan dari bapak/ibu pimpinan SKPD penerbit rekomendasi, kami yakin kegiatan ini mungkin tidak dapat terlaksana dengan baik.

Pada kesempatan ini juga saya selaku kepala badan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran struktural eselon III dan IV serta seluruh pegawai BP2T yang penuh dengan semangat telah mewujudkan dan mempersiapkan soft launching pada hari ini dengan sangat baik.

kami menyadari masih banyak kekurangan dan sarana prasarana yang kami sediakan tentunya masih jauh dari sempurna, oleh karenanya kami mohon masukan serta saran dari Ibu Walikota Khususnya sehingga kekurangan tersebut dapat kami perbaiki.

Selanjutnya mohon perkenan Ibu Walikota untuk memberikan arahan sekaligus meresmikan softlaunching PTSP dan PTSA.

Demikian yang dapat kami sampaikan, atas segala kekurangan baik dalam hal penyambutan, jamuan dan lainnya kami mohon maaf yang sebesarnya.

 

wassalamualaikum wr.wb