24 Januari 2017
Breaking News

Bedah Rumah Di Rawa Buntu Diresmikan Walikota

SERPONG, WEB TANGSEL - Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus berupaya untuk memberikan yang terbaik pada warganya untuk memiliki tempat tinggal layak huni. Salah satu caranya melalui kerjasama dengan pihak swasta dalam program bedah rumah seperti yang dilakukan dengan Bank BJB.

"Program bedah rumah ini merupakan program bantuan CSR (coorporate social responsibility) perusahaan. Tahun ini ada 15 rumah yang diperbaiki melalui program bedah rumah yang kami jalankan," kata Direktur Bank BJB BSD Edy Kurniawan Saputra pada Selasa, 13 Desember 2016 di Kampung Cicentang,  Rawa Buntu,  Serpong.   
 
"Sebelum memfasilitasi penambahan untuk bedah rumah, forum CSR ini harus menyelesaikan laporan keuangannya biar kami bisa menggelontorkan kembali dana CSR bedah rumah. Rencananya, tahun 2016 ini, kami akan melakukan bedah rumah untuk lima belas rumah di tujuh kecamatan," ucapnya.
 
Sementara, Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengapresiasi penyaluran dana CSR BJB untuk membantu masyarakat yang tidak mampu melalui bedah rumah.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada BJB untuk dana CSR-nya. Saya harapkan bisa meningkat terus," katanya.  
 
Dari sekian banyak rumah yang telah diresmikan,  mudah-mudahan bisa terus bertambah jumlah rumahnya.  Karena masih banyak rumah di Tangsel yang harus diperbaiki.  
 
"Tangsel akan memiliki OPD baru yakni Dinas Perumahan dan Pemukiman, nantinya kita akan terus tata pemukiman yang ada di Tangsel ini sehingga menjadi lebih baik dan tidak ada pembatas antara perumahan maupun non perumahan," ucap Walikota Airin.  
 
Di lokasi yang sama,  Irem, warga Kampung Cicentang, Kecamatan Serpong, tak lagi khawatir rumahnya bocor ketika hujan datang. Pasalnya, rumah sangat sederhana berukuran mini miliknya mendapat fasilitas bedah rumah dari Bank BJB.
 
Sebelumnya, kondisi rumah Irem begitu memprihatinkan. Selama belasan tahun, ia harus menghuni rumah dengan kondisi tak layak. Dinding terbuat dari geribig bambu dan beratapkan seng. Belum lagi lantai rumah yang masih berupa tanah.
 
Kini kondisi rumah Irem sudah layak ditinggali. Dinding rumahnya kini sudah permanen. Sedangkan lantai rumah janda tiga anak ini, kini berbalut keramik. Jauh dari kondisi sebelumnya. "Alhamdulillah, rumah saya jadi bagus lagi. Tidak was-was bocor dan roboh," ujar wanita berusia 55 tahun ini.
 
Selain rumah Irem di Serpong, masih ada 15 rumah lain yang juga mendapat bantuan bedah rumah. Masing-masing rumah, mendapat alokasi dana Rp. 52 juta yang diperuntukan bagi perbaikan rumah. (bpti-ts2)

SUMBER