23 Februari 2017
Breaking News

Tegakkan Perda KTR Bentuk Satgas Libatkan Warga

CIPUTAT, WEB TANGSEL - Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengajak semua elemen masyarakat untuk aktif mensukseskan kawasan tanpa rokok yang diatur melalui Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Tangerang Selatan.

 

“Peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk kelangsungan Perda ini, kita akan buat satgas yang didalamnya tidak hanya pemerintah, namun juga ada elemen masyarakat, yang terlibat sebagai satgas anti rokok ini,” ungkap Walikota Airin selepas penandatanganan komitmen Kawasan Tanpa Rokok di Aula Kecamatan Ciputat, pada Jumat, 16 Desember 2016.

Walikota Airin menjelaskan akibat dampak dari rokok tersebut akan menimbulkan berbagai penyakit diantaranya TBC, ISPA, PNEUMONIA. Untuk penyakit tersebut di Tangsel mengalami penaikan terutama penyakit ISPA.

“Berdasarkan data dinas kesehatan untuk penyakit ISPA mengalami peningkatan tiap tahunnya, pada 2013 sebanyak 73 ribu dan di 2014 sebanyak 79 ribu,” jelasnya.

Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Tangsel lokasinya beragam. Mulai dari fasilitas kesehatan, ruang publik, kawasan pendidikan, tempat ibadah, angkutan umum, dan lainnya.  Jika terdapat yang melanggar maka akan dikenakan sanksi hingga penjara selama tiga bulan.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Suharno mengatakan bahwa Kota Tangsel nantinya akan memiliki kader, tugas mereka untuk menegur orang yang merokok di lokasi yang dilarang. Jika teguran dihiraukan maka akan diditindaklanjuti.

“Selain dilarang merokok di sembarang tempat, Perda ini juga melarang adanya penjualan rokok secara terang-terangan, tidak boleh ada iklan rokok di KTR. Ini untuk mencegah para industri rokok mempromosikan produknya yang akhirnya perokok akan terus merasa ketagihan,” jelasnya.

Perda ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang ingin hidup sehat tanpa asap rokok. Sebab asap rokok diketahui sangat berbahaya bagi kesehatan, namun masih banyak perokok yang menghiraukan bahaya ini.

Dengan adanya sanksi yang diberikan terhadap pelanggar maka diharapkan akan membuat jera para pelaku perokok di sembarang tempat.(bpti-ts2)

SUMBER